Seperti biasa setiap pagi minggu aku menghabiskan waktu dengan gowes. Biasanya aku gowes dengan anak dan istri tapi kali ini aku gowes sendirian. Aku bingung mau kemana, Dari tempatku di Kel. Muncul aku ikuti saja kemana roda sepedaku berputar, akhirnya sepedaku menuntunku ke rumah temen di wilayah Rawakalong, Gunung Sindur, Bogor, setelah berkunjung dari rumah temen aku berkunjung juga ke pesantren yang dulu aku pernah belajar.
Dari pesantren aku langsung pulang ke rumah karena waktu sudah mulai panas, dalam perjalanan pulang tiba-tiba HPku berbunyi dan kuangkat.
"Halo..." sapaku
"Assalamualaikum" Si penelpon
"Waalaikumsalam" jawabku
"Ente dimana sekarang? masih di Al-Inayah?"
(aku pikir si penelpon ini adalah kawanku yang bernama Mulyadi)
"Gue sekarang udah ga tinggal di Pondok Ranji lagi, sekarang gue tinggal di Muncul"
"Muncul dimana?"
"Masih di wilayah Tangerang Mul"
"Sebelah mana?"
(aku sempet berpikir ini siapa ya...)
"Maaf ini siapa ya?"
"Ini Ust. Rahmat, ente yang dulu pernah di Annajah Bekasi kan?"
"Ust. Rahmat yang mana? seinget saya dulu saya pernah diajar di Darunnajah oleh Ust. Rahmat, apa ini bener ust. Rahmat?"
"Iya bener"
"Oh maaf ustadz saya pikir Mulyadi"
"Ohhh gpp, antum udah bosen belum hidup di Jakarta?"
"Maksudnya taz?"
"Gini... di Jakarta itu kan orang maju itu sudah banyak, mendingan antum majukan kampung kita dengan keahlian yang kita miliki"
"Iya sih taz, masalahnya masih banyak tanggungan yang saya harus selesaikan, dari kuliah saya, keluarga, belum lagi dengan kerjaan saya saat ini."
"Atau kalo antum punya referensi yang bisa komputer, tawarkan aja untuk ngabdi di pesantren"
"Ok taz, insya Allah saya usahain cari-cari"
..................
...................
Manusia berhak atas segala perubahan, tapi itu semua terjadi hanya bagi yang mau ngerubahnya.
yang dicari di blog ini
Tampilkan postingan dengan label Kisah si Perantau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah si Perantau. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 September 2012
Selasa, 31 Juli 2012
Coretan si Perantau 2
Lanjutan dari Coretan si Perantau
Petualanganku bermula saat aku mulai berumur 7 tahun atau ketika aku masih duduk di kelas 1 SD dan akan naik ke kelas 2 SD.
Petualanganku bermula saat aku mulai berumur 7 tahun atau ketika aku masih duduk di kelas 1 SD dan akan naik ke kelas 2 SD.
Jumat, 20 Juli 2012
Coretan si Perantau
Kenapa aku namain blog ini sebagai Coretan Si Perantau atau disingkat menjadi CSP ???
Seperti namanya, aku memang si perantau dari Cirebon, walaupun merantaunya masih satu pulau, tetep aja namanya perantau. Hehehe....
Memang... aku meninggalkan kampung halaman sebuah desa di Cirebon pada saat aku masih menginjak kelas 2 SD, walaupun tempat yang aku tuju saat itu masih dalam satu kota di Cirebon tapi tetep aja aku bilang merantau. Hehehe....
Saat itu, aku masih duduk di kelas 1 mau naik ke kelas 2 SD, aku meninggalkan kampung halamanku bersama kakakku saat itu beliau masih duduk di kelas 5 naik ke kelas 6 SD. Kami hanya berdua saja meninggalkan kampung halaman menuju suatu tempat yang bisa dibilang tempat itu namanya "Penjara Suci".
Lalu, kemana kedua orang tuaku???
Kebetulan aku dan kedua saudaraku ditakdirkan oleh Allah SWT untuk menjadi yatim piatu. Saat ditinggal oleh kedua orang tuaku aku belum sekolah, adikku masih balita, kakakku masih kelas 4 SD. Kami 3 laki-laki bersaudara yang sedari kecil sudah menjadi yatim piatu dan tentunya sampai saat ini. (Kalo sekarang 3 boys itu sudah memiliki pendamping hidup masing-masing, 2 di antaranya termasuk aku sudah memiliki buah hati) Alhamdulillah ya....
Sob.... kayaknya cerita ini bakalan bersambung deh, soalnya dah mulai ngantuk nih, maklum abis tarawih perdana, pokoknya baca terus sob kisah nyata petualangan si perantau, dari seorang yatim piatu dari sebuah desa hingga mengenal blog dan mampu menulis di blog CSP ini.
Bersambung ke Coretan si Perantau 2
Langganan:
Postingan (Atom)